Pigmentasi adalah perubahan warna kulit seseorang
yang disebabkan adanya penyakit atau perlukaan yang bisa menimbulkan
perubahan warna yang lebih gelap (hyperpigmentation) atau lebih terang
(hypopigmentation).
Penyebab utama hiperpigmentasi adalah peningkatan jumlah melanin, substansi tubuh yang bertanggung jawab terhadap tampilan warna kulit (pigmen). Memang ada kondisi tertentu yang mempengaruhi jumlah melanin menjadi meningkat, seperti kehamilan atau penyakit Addison (penurunan fungsi kelenjar adrenal). Paparan sinar Matahari yang intens juga diduga sebagai penyebab utama hiperpigmentasi. Konsumsi obat-obat tertentu, seperti golongan antibiotik atau amiodarone, chloroquine dan quinacrine menjadi faktor terjadinya hiperpigmentasi.
Salah satu contoh dari hiperpigmentasi adalah melasma (chloasma). Kondisi ini ditandai dengan adanya flek kecoklatan yang berada di wajah. Melasma bisa terjadi pada perempuan hamil dan dikenal sebagai "mask of pregnancy." Umumnya melasma pada masa kehamilan akan menghilang berangsur-angsur usai persalinan.
Penyebab utama hiperpigmentasi adalah peningkatan jumlah melanin, substansi tubuh yang bertanggung jawab terhadap tampilan warna kulit (pigmen). Memang ada kondisi tertentu yang mempengaruhi jumlah melanin menjadi meningkat, seperti kehamilan atau penyakit Addison (penurunan fungsi kelenjar adrenal). Paparan sinar Matahari yang intens juga diduga sebagai penyebab utama hiperpigmentasi. Konsumsi obat-obat tertentu, seperti golongan antibiotik atau amiodarone, chloroquine dan quinacrine menjadi faktor terjadinya hiperpigmentasi.
Salah satu contoh dari hiperpigmentasi adalah melasma (chloasma). Kondisi ini ditandai dengan adanya flek kecoklatan yang berada di wajah. Melasma bisa terjadi pada perempuan hamil dan dikenal sebagai "mask of pregnancy." Umumnya melasma pada masa kehamilan akan menghilang berangsur-angsur usai persalinan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar